Memang Ada

Ada memang, orang yang membuat kita tahan mengobrolkan semua hal. Semuanya, hingga adzan subuh sekalipun.
Ada memang, orang yang kepadanya kita buka semua rahasia. Semuanya, hingga yang paling rahasia sekalipun.
Ada memang, orang yang kepadanya kita bercerita semua mimpi kita. Semuanya, bahkan yang paling konyol sekalipun.
Ada memang, orang yang kepadanya kita bersedia menunjukkan semua kelemahan kita. Semuanya, hingga kita tampak menyedihkan sekalipun.
Ada memang, orang yang kepadanya kita bagi semua luka kita. Semuanya, bahkan yang paling dalam sekalipun.
Ada memang, orang yang kepadanya kita lupakan semua batasan. Marah semarah marahnya. Merah semerah merahnya. Hitam sehitam-hitamnya. Hingga tak mungkin ada kita yang lebih rendah lagi.
Ada memang, orang yang kepadanya semua kita bagi. Semuanya. Seolah ia takkan pernah pergi.

Ini jalan-jalan naik.
Dan jalan naik memang tak pernah ramai.
Itulah sebabnya kita menghargai persahabatan.

Dan setelah ini, kita akan selesai dengan diri kita sendiri.

Ini bukan tulisan saya, melainkan tulisan status Facebook dari Rifki Farasdak, salah satu teman saya. Lagi-lagi banyak pengingat…

Published by

Tsaki Daruchi

I love reading.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s